3 Pencari Akik yang Tewas dalam Gua Sudah Sempat Dapat 1 Bongkahan

3 Pencari Akik yang Tewas dalam Gua Sudah Sempat Dapat 1 Bongkahan

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2015 12:46 WIB
Jakarta - Tiga pencari batu akik yang tewas dalam gua di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut) sudah sempat mendapatkan benda yang dicarinya. Sebongkah batu sudah berhasil dibongkar dari dalam gua.

Kanit I Reskrim Polres Nias Ipda Enand H. Daulay menyatakan, berdasarkan pemeriksaan terhadap jenazah korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga tidak ditemukan tanda-tanda terjadinya penganiayaan.

"Jadi para korban tewas karena keracunan asap dari mesin pompa yang mereka bawa ke dalam gua," kata Daulay yang dihubungi, Rabu (15/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan Daulay, para korban diketahui merupakan pencari batu akik dan walet. Sebelum ditemukan tewas pada Selasa (14/4), ketiganya sudah melakukan survei lokasi di Desa Fadorositoluori, Kecamatan Lahewa, Nias Utara. Terutama menyelidiki salah satu gua yang lokasinya berjarak sekitar tiga kilometer dari permukiman warga

Setelah survei, mereka kemudian datang lagi dengan membawa peralatan yang dibutuhkan. Termasuk membawa mesin pompa air yang untuk mengeluarkan air dari dalam gua. Mereka menggali di dalam gua.

"Saat ditemukan di dalam gua, sudah ada satu bongkahan batu yang berhasil ditemukan para korban," kata Daulay.

Terkait dengan penanganan jenazah korban, Daulay menyatakan, jenazah Fo Arota Gea (32) warga Desa Sitelumbanua, Kecamatan Lahewa, Nias Utara, sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara jenazah Iwan (22) asal Desa Ampolu, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Supriadi (37) asal Sibolga, akan diserahkan kepada keluarga yang kini sedang dalam perjalanan menuju Nias.

(rul/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads