"Udahlah Mbak, itu kan kadang media menyimpulkan (pekerjaan di dunia seks), polisi juga belum bilang kan (kerjanya Deudeuh apa)," kata Iqbal, kakak pertama Deudeuh, saat ditemui di kediamannya, Jl Margonda, Depok, Jabar, Rabu (15/4/2015).
Menurut Iqbal, Deudeuh kerap mengatakan ke keluarga bekerja di sebuah restoran di kawasan Kuningan, Jaksel. Ada juga yang menyebut, Deudeuh bekerja sebagai freelancer di event organizer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa pun profesi Deudeuh, Iqbal dan keluarga sekarang lebih fokus pada proses hukum pelaku. Dia mengapresiasi kinerja polisi yang bekerja dengan cepat.
"Dia adik saya, dia kan bungsu saya. Saya merasa kehilangan," ucapnya.
"Intinya keluarga kalau soal kematian ikhlas, itu musibah sudah ketentuan Allah. Tapi kita negara hukum jadi kita serahkan kepada polisi. Kita serahkan kepada hukum yang ada," sambungnya.
Deudeuh dikenal di dunia maya dengan nama @tataa_chubby. Dia bagian dari sekian banyak akun alter yang diduga berhubungan dengan prostitusi.
Polisi tidak pernah menyebut apa profesi Deudeuh. Namun dari pengakuan sang pembunuh bernama RS, pemicu tindakan keji itu karena dia tak terima diejek bau badan setelah berhubungan seks di kamar kos. Dia juga mengaku sudah dua kali berkencan dengan Deudeuh.
(mad/nwk)











































