Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersangka.
"βIya benar, tersangka sudah ditangkap," ujar Herry saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (15/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayat Deudeuh ditemukan pertama kali pada Sabtu (11/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB oleh penjaga kos dan penghuni kamar lainnya. Saat itu, mereka menemukan mayat dalam posisi terlentang, ditutup selimut, disumpal kaos kaki hitam dan lehernya terlilit kabel. Polisi langsung dikontak.
Namun sebenarnya penjaga kos sempat mendengar suara ribut dari kamar Deudeuh. Durasi keributan berlangsung tidak lama hanya sekitar 3 menit.
Setelah mayat Deudeuh ditemukan dan polisi mulai berdatangan. Kamar kos lalu dipasang garis polisi. Jenazah Deudeuh dievakuasi ke RSCM untuk diautopsi. Kemudian pada Minggu (12/4) siang, keluarga mendatangi RSCM untuk membawa jenazah ke rumah duka di Depok, Jawa Barat. Menjelang sore, jenazah Deudeuh telah dimakamkan.
Perburuan polisi pun dimulai. Mereka langsung meminta keterangan dari penghuni kos dan penjaga kos. Beberapa petunjuk pun ditemukan seperti adanya buku tamu di kamar Deudeuh.
Deudeuh yang dikenal sering dikunjungi pria-pria itu membuat pencarian polisi langsung menuju ke sasaran. Polisi pun menelusuri orang-orang terakhir yang menjalin kontak dengan Deudeuh.
Alhasil, polisi pun berhasil meringkus pelaku pembunuhan tersebut dalam waktu 4 hari. Pelakunya tak lain adalah pria pelanggan seks korban yang saat ini masih diinterogasi lebih lanjut.
(dha/bar)











































