Dua Penumpang Motor yang Digilas Tronton di Sukabumi Tewas

Dua Penumpang Motor yang Digilas Tronton di Sukabumi Tewas

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2015 04:14 WIB
Dua Penumpang Motor yang Digilas Tronton di Sukabumi Tewas
Sukabumi, - Truk tronton bermuatan pasir bernomor polisi F 8478 FP kehilangan kendali dan menyeruduk 2 mobil dan menggilas satu motor berpenumpang tiga orang, di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi. Dua orang penumpang motor tersebut akhirnya meninggal dunia.

Korban meninggal diketahui bernama Deuis (36) dan puteranya Ridwan (13). Sementara suami Deuis, Sofyan (37) masih dalam perawatan medis RSUD R Syamsudin SH.

"Korban masih satu keluarga. Almarhum Deuis itu adik saya. Dia baru pulang dari berjualan es di seberang supermarket Superindo bersama suami dan anaknya di Jalan RA Kosasih," ungkap Asep (40) kakak Deuis sekira pukul 21.00 WIB, Selasa (14/4/2015) saat ditemui detikcom di rumah duka, kampung Babakan Bandung RT 02 RW 01, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, kedua korban sempat mendapat penanganan medis RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Namun karena luka yang diderita cukup parah, mereka akhirnya meninggal dunia. "Pihak RS awalnya mengantarkan jasad Deuis, kemudian menyusul putranya Ridwan," lanjut Asep.

Diberitakan sebelumnya, truk tronton bernomor polisi F 8478 FP bermuatan pasir kehilangan kendali dan menyeruduk 2 mobil dan menggilas satu motor berpenumpang tiga orang, di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi.

Pantauan detikcom, kondisi bekas kecelakaan masih tersisa di sekitar lokasi kejadian. Usai menyeruduk dua mobil dan menggilas pemotor, truk tronton bermuatan pasir tersebut menabrakan kendaraannya ke Jembatan Ciandam hingga akhirnya laju kendaraan terhenti.

"Diduga kendaraan truk remnya blong, ditambah kondisi hujan yang mengakibatlan kondisi jalanan licin," ucap Kasatlantas Polres Sukabumi Kota AKP Karyaman.

Kecelakaan itu sempat menyebabkan kemacetan panjang, hingga petugas turun dan mengatur arus lalu lintas. "Sopir truk dan sejumlah saksi mata masih dalam pemeriksaan unit lakalantas, kendaraan masih belum kita evakuasi karena menunggu kendaraan derek," tutup Karyaman.

(bar/bar)


Berita Terkait