Dokter Forensik dan Medicolegal RSUP dr Kariadi Semarang, dr Gatot Suharto mengatakan saat ini jasad orok masih berada di kamar mayat RSUP dr Kariadi dan menunggu permintaan polisi untuk melakukan autopsi.
"Kami masih melakukan pemeriksaan luar. Nantinya akan diautopsi, menunggu 2x24 jam. Ini kan juga tidak ada keluarga jadi nanti permintaan autopsi dari polisi," kata Gatot kepada detikcom di RSUP dr Kariadi Semarang, Selasa (14/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Telah kita periksa ternyata bayi ini lengkap dengan tali pusar dan plasenta atau ari-ari. Lihat fisik pemeriksaan bayi itu belum cukup bulan. Jenis kelaminnya laki-laki," tandasnya.
Berdasarkan rekaman CCTV di SPBU Kaligawe, orok tersebut dibuang oleh sejumlah orang, Minggu (12/4) lalu pukul 10.31 WIB. Esok harinya, Senin (13/4), cleaning service SPBU, Mualim mencium aroma tidak sedap dari toilet wanita. Ia melapor ke keamanan dan pengelola SPBU. Setelah dicek, ternyata di dalam tempat sampah plastik terdapat orok yang tergenang air bercampur darah.
(alg/try)











































