"Kadang kita manfaatkan orang tidak bersalah. Di situ saya tawarkan jadi kurir saya yang tidak mungkin mau. Nah itu kita bohongi mereka, dengan ucapan sayang mungkin bisa klepek-klepek dia," ujar Freddy di pabrik ekstasi yang diungkap polisi di โMutiara Taman Palem Ruko CBD Blok A2 No 16 Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015).
Freddy juga bercerita, jaringan narkoba yang diikutinya kini memiliki keahlian sendiri. Keahliannya apa, bisa diketahui dengan menjadi anggota jaringan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengungkapan ruko pabrik ekstasi di Mutiara Taman Palem ini bermula dari penangkapan para kaki tangan Freddy di 3 lokasi yakni Perumahan Central Park, Cikarang Utara, Bekasi, Perumahan Graha Cikarang Blok D 15, serta rumah di Jl Cempaka Lestari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Dalam pengembangannnya, Dit Tipid Narkoba juga menggeledah sebuah gudang bekas konveksi di Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dari gudang itu, tim menyita 1 unit mesin pembuat ekstasi yang bisa menghasilkan 3 ribu butir ekstasi per jam, bahan baku ekstasi juga narkotika jenis CC4 serta 50 ribu butir ekstasi.
(nik/nwk)










































