Jokowi Kumpulkan Pengamat Politik di Istana, Ada Apa?

Jokowi Kumpulkan Pengamat Politik di Istana, Ada Apa?

- detikNews
Selasa, 14 Apr 2015 15:21 WIB
Jokowi Kumpulkan Pengamat Politik di Istana, Ada Apa?
Pengamat politik Yunarto Wijaya usai bertemu Presiden Jokowi. (Foto - Bagus PN/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini mengundang para pengamat politik menghadiri jamuan santap siang di Istana Negara. Acara santap siang berlangsung tertutup sehingga tak diketahui secara pasti pembicaraan Jokowi dengan para pakar tersebut.

Mereka yang diundang ke Istana Negara hari ini adalah Ikrar Nusa Bhakti, Hanta Yudha, Nico Haryanto, Philip Vermonte, Thamrin Tamagola, Dodi Ambardi, Muhammad Qodari dan Yunarto Wijaya.

Kepada wartawan Yunarto mengaku bahwa saat acara makan siang, Jokowi tak banyak membuka pembicaraan. Materi pembicaraan justru banyak dilontarkan oleh para pengamat politik yang antara lain menyoroti hubungan Jokowi dengan partai pengusung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal hubungan koalisi itu dilontarkan pengamat. Beliau (Presiden Jokowi) malah awalnya enggak mau bahas itu," kata Yunarto kepada wartawan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).

Hubungan Presiden Jokowi dengan partai pendukung menurut Yunarto akan mempengaruhi tren politik ke pemerintah. Sehingga ada baiknya dikomunikasikan dengan baik.

Secara pribadi Yunarto mengaku tak setuju dengan sebutan 'petugas partai' bagi Jokowi. Alasannya Jokowi sudah dipilih langsung oleh rakyat sehingga mutlak milik rakyat, bukan partai pendukung.

Lalu mungkinkah di antara pengamat politik itu ada yang dijadikan juru bicara?.

"Ngacau saja, tidak ada pembicaraan itu. Hanya bicara tren politik saja," jawab pria yang akrab disapa Toto itu.

(bpn/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini