Kejadian bermula setelah Iriawan mengecek ribuan anggota dalam apel gelar pasukan Operasi Caraka Lodaya 2015 dalam rangka Peringatan KAA ke-60 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Selasa (14/4/2015). Setelah itu, Iriawan bersama sejumlah pejabat utama Polda Jabar mengecek kendaraan yang berjejer parkir di Jalan Diponegoro atau depan Gedung Sate.
Dia mengecek rotator sejumlah mobil Patwal. Lalu mengamati motor polantas dan kendaraan taktis. Langkah Iriawan berhenti saat melihat satu unit mobil K9 tidak enak dipandang. Dua anggota berpangkat Bintara asal Sabhara Polda Jabar yang berada di mobil tersebut langsung dihukum Iriawan.
Kedua polisi itu bergantian disuruh push up. Lantaran penasaran, Iriawan mengecek ke dalam mobil. Pintu mobil dibuka, dia tak suka bagian dalam mobil nampak kotor dan acak-acakan. Kesal dengankondisi mobil seperti itu, Iriawan makin geram. Dia menampar kepada kedua Bintara pria tersebut.
Mendapat sikap tegas dan sekali tamparan dari pimpinan, dua anggota itu tak bereaksi. Iriawan kembali ke podium untuk memberikan arahan.
"Saya kesal," kata Iriawan dalam sambutannya usai mengecek kesiapan personel dan sarana.
"Bersihkan mobil saja enggak mau. Tentu saya menginginkan mobil dinas itu bisa bersih, seperti mobil sendiri," ucapnya menambahkan.
Iriawan di hadapan anak buahnya menegaskan agar selalu menjaga kebersihan sarana kerja. "Masa sudah dikasih rakyat tapi bersihkan mobil tidak mau. Saya enggak mau melihat kendaraan kotor dan ada sampah," tegas Iriawan.
(bbn/ern)











































