Satgas Illegal Fishing Cek Kapal Eks Asing Sino di Merauke

- detikNews
Selasa, 14 Apr 2015 13:17 WIB
Merauke - Satgas Pemberantasan Ilegal Unregulated Unreported (IUU) Fishing Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), melakukan analisis evaluasi (anev) terhadap kapal-kapal ikan eks asing di Merauke, Papua. Pemeriksaan dipimpin wakil ketua satgas, Yunus Husein.

Sidak pertama dilakukan di pelabuhan perikanan samudera Noari, Selasa (14/4/2015). Satgas melakukan sidak kepal ikan milik PT Sino Indonesia Shunlida Fishing.

"Cek fisik, tanda pengenal, ukuran GT, VMS (GPS milik kapal), antena, surat keterangan aktivasi transmiter, Surat izin dan lain-lain," ujar Yunus saat briefing sidak.

Tim satgas langsung turun ke kapal mengecek kapal Sino 09 dan Sino 10 yang sedang bersandar. Kapal yang disidak berukuran 265 GT. Tim memeriksa alat tangkap dan bentuk fisik kapal. Sidak terhadap 2 kapal itu dilakukan dalam waktu 90 menit.

"Sejauh ini tidak ada (pelanggaran)," ujar anggota Satgas, Ida Kusumah W.

Namun Ida menambahkan, biasanya, kapal yang bersandar memang tertib dan mematuhi peraturan. "Tapi kalau mereka operasi, kemungkinan bisa saja ada yang dilanggar," ujarnya.

Total ada 1.132 kapal eks asing yang beroperasi di Indonesia. Menteri Susi Pudjiastuti melakukan moratorium terhadap operasional mereka. Semua dianalisis evaluasi, 870 di antaranya sudah dinyatakan gugur. Sekitar 400 lainnya diperiksa secara fisik oleh tim Satgas.

(rvk/mad)