"APBD 2015 seluruh prosesnya harus segera diselesaikan secepat-cepatnya, kemudian bisa langsung kerja" kata Jokowi usai pertemuan tersebut di Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (14/4/2015).
Jokowi mengatakan, jika pembahasan APBD 2015 bisa diselesaikan, maka program-program yang sudah ditentukan untuk warga bisa langsung dikerjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi juga meminta untuk penyusunan APBD ke depan agar menggunakan Perda. "Ini juga menyangkut ke depan, APBD ke depan, berarti APBD 2016, saya sampaikan tadi agar menggunakan Perda. Sudah supaya kembali lagi ke Perda," katanya.
Sebelumnya, Kemendagri telah mengesahkan APBD 2015 senilai Rp 69,28 triliun. Mengetahui itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pun menerimanya.
"Tadi saya lapor Pak Gubernur bahwa yang disetujui itu Rp 69 (triliun) sekian. Sementara (ini) kasih (dulu) lah kepada Kemendagri. Sesuai dengan apa yang disampaikan Kemendagri," ujar Djarot kepada wartawan usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ahok di Ruang TGUPP Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin (13/4/2015).
"Hari ini Pergub bisa ditandatangani. Besok akan diserahkan pada kita," lanjutnya.
Ahok yang berada di samping Djarot pun mengamini pernyataan tersebut. Dia mengaku menerima keputusan Mendagri Tjahjo Kumolo.
"Kami harus terima putusan terbaik Kemendagri, tapi Mendagri akan melihat dalam perjalanan beberapa bulan ini bisa dievaluasi. Kalau ternyata penerimaan semua bisa meningkat sesuai, kami akan sesuaikan di APBD perubahan seperti tahun lalu," kata Ahok.
(nal/nwk)











































