Jepang akan Tarik Militer di Aceh
Jumat, 11 Feb 2005 16:29 WIB
Jakarta - Jepang akan menarik sebanyak 1.000 personel militer yang bertugas di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sebelum 26 Maret 2005."Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah RI, sebelum 26 Maret kami usahakan untuk menarik pasukan," kata Wakil Duta Besar Jepang Masafumi Kuroki di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/2/2005).Menurut dia, pasukan di Jepang ada 1.000 personel dari AL, AU dan AD. "Mereka tidak hanya di Banda Aceh tetapi juga ada di kapal-kapal," imbuhnya.Pemerintah RI menetapkan personel asing harus meninggalkan Aceh sebelum 26 Maret 2005. Batas waktu tiga bulan ini menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan. Salah satunya, dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang meminta pemerintah meninjau kembali ketetapan tersebut.
(aan/)











































