Belum Punya Kantor, PAN Ajak Kader Urunan dan Potong Gaji

Belum Punya Kantor, PAN Ajak Kader Urunan dan Potong Gaji

- detikNews
Senin, 13 Apr 2015 18:40 WIB
Belum Punya Kantor, PAN Ajak Kader Urunan dan Potong Gaji
Jakarta - Pengurus PAN yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan harus angkat kaki dari kantor di TB Simatupang dan saat ini masih nomaden. Kader pun diajak untuk urunan demi membeli kantor baru.

"Kami harus mengakhiri nomaden yang seperti ini, setiap ganti ketum ganti kantor. Jadi kami akan ajak kader PAN baik legislatif dan eksekutif untuk patungan, urunan untuk beli kantor PAN," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat dihubungi, Senin (13/4/2015).

Saat ini, pengurus PAN sedang mencari-cari kantor yang dapat ditempati secara permanen. Rencananya, pengurus PAN yang baru akan dilantik pada 6 Mei 2015 mendatang yang dilanjutkan dengan rakernas. Wacana 'saweran' gedung baru akan dilontarkan saat ajang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan undang semua, seluruh pengurus DPW kabupaten, kota, termasuk kader di DPR. Kami ingin sampaikan ada hajatan kebersamaan yang dibangun, yaitu ingin membeli atau memiliki kantor PAN yang permanen. Dari situ kami akan ajak urunan," ujar anggota Komisi II DPR ini.

Kader PAN yang duduk di DPR pun diminta untuk merelakan gaji satu bulan untuk patungan. Dengan demikian, PAN akan memiliki kantor bersama.

"Kalau kader PAN di DPR saya usul potong gaji satu bulan dulu untuk beli kantor," ucap Yandri.

Kantor di TB Simatupang ditempati oleh PAN sejak dipimpin oleh Hatta Rajasa pada tahun 2010. Sebelumnya, partai berlambang matahari putih ini berkantor di Warung Buncit ketika posisi ketum dijabat oleh Sutrisno Bachir. Kejadian ini ternyata berulang. Zulkifli Hasan harus membawa PAN keluar dari kantor di TB Simatupang.

(imk/trq)


Berita Terkait