Kantor di TB Simatupang ditempati oleh PAN sejak dipimpin oleh Hatta Rajasa pada tahun 2010. Sebelumnya, partai berlambang matahari putih ini berkantor di Warung Buncit ketika posisi ketum dijabat oleh Sutrisno Bachir. Kejadian ini ternyata berulang. Zulkifli Hasan harus membawa PAN keluar dari kantor di TB Simatupang.
"Saya kira kantor yang di TB Simatupang itu sudah tetap, tapi ternyata belum milik PAN. Jadi pasca kongres kan itu ternyata mau dipakai oleh anaknya Bang Hatta buat bisnis, ya artinya kami harus pindah dari sana," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat dihubungi, Senin (13/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memang menyayangkan ternyata sampai hari ini, PAN yang sudah lama berdiri ternyata enggak punya kantor yang tetap. Saya termasuk kaget juga, tapi kami tetap berterimakasih kepada Bang Hatta yang memberi pinjaman lebih kurang lima tahun," ungkap anggota Komisi II DPR ini.
Saat ini, pengurus PAN sedang mencari-cari kantor yang dapat ditempati secara permanen. Rencananya, pengurus PAN yang baru akan dilantik pada 6 Mei 2015 mendatang yang dilanjutkan dengan rakernas. Wacana 'saweran' gedung baru akan dilontarkan saat ajang tersebut.
(imk/trq)











































