Mayat di Puing Bangunan Pribadi Warga Aceh Sulit Dievakuasi
Jumat, 11 Feb 2005 16:24 WIB
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) mengaku sulit mengevakuasi jenazah korban bencana tsunami yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan pribadi milik warga Aceh. "Saya tidak menjamin sudah tidak ada lagi mayat di Aceh karena Aceh sangat besar," kata Ketua Palang Merah Indonesia Mar'ie Muhammad saat menerima bantuan dari Jakarta Japan Club di kantor PMI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/2/2005).PMI menerima bantuan dari Jakarta Japan club sebesar Rp 4 miliar. Turut hadir dalam acara itu, Ketua Jakarta Japan Club Motonobu Teramura dan Wakil Duta Besar Jepang Masafumi Kuroki."Jika reruntuhan itu bukan milik pemerintah dan publik, kami tidak punya wewenang mengangkat reruntuhan tersebut. Padahal, bisa saja di reruntuhan tersebut masih terdapat mayat," lanjutnya.Dikatakan dia, PMI telah melakukan penyemprotan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit karena proses dekomposisi mayat.
(aan/)











































