Menyusul kejadian ini, pihak Ombudsman RI Perwakilan DIY dan Jawa Tengah Selatan melakukan pengecekan di sekolah. Ombusdman menemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan siswa gagal login.
Asisten Ombusdman RI perwakilan DIY, Muhammad Rifki mengatakan siswa tidak bisa memasukkan login, saat memasukan user dan password ditolak. Setelah dilakukan pengecekan, Ombusdman melihat ada masalah di proses penginstalan dari beberapa data yang didapatkan dari server yang dari pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan dari Ombusdman, dari sisi manusianya perlu diperdalam lagi. Dan dari sisi menginstall juga perlu diperbaiki lagi.
Siswa yang mengalami gagal login ini sebanyak 30 siswa. Mereka harusnya ikut shift pagi pada pukul 07.30 WIB. Namun kemudian harus diundur pukul 16.00 WIB untuk ikut UN susulan.
Raka Hadi Permadi, siswa jurusan lukis SMK N 3 Kasihan Bantul ini mengaku sempat down saat gagal login. Ia sudah mencoba beberapa kali yang dibantu guru tapi tetap gagal.
"Ya bagaimana lagi. Sempat waduh gimana ini tadi. Saya harus nunggu sore hari untuk ikut lagi. Harusnya kalau gak error-kan sudah tadi pagi," kata Raka.
(rul/rul)










































