Petugas kebersihan SPBU bernama Mualim mengatakan awalnya ia mengerjakan tugas seperti biasa namun dilakukan agak siang. Kemudian sekitar pukul 10.30 WIB ia mencium aroma busuk ketika akan ke toilet wanita yang letaknya di lorong antara SPBU dan tempat cuci mobil "Oli Shop".
"Saya ke kamar mandi laki-laki dulu terus ke kamar mandi perempuan, kok ada bau busuk," kata Mualim di lokasi, Senin (13/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bentuknya sudah berupa bayi, baunya sudah busuk," ujar Elis.
Kaget melihat temuannya, Mualim melapor ke petugas keamanan. Setelah itu laporan diteruskan ke Polsek Genuk Semarang. Polisi yang mendatangi lokasi langsung memasang garis polisi dan menunggu tim Inafis Polrestabes Semarang datang.
Polisi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa CCTV. Dari rekaman hari Minggu (12/4) kemarin tepatnya pada pukul 10.31.22, terlihat seorang wanita berambut sebahu dengan pakaian motif bunga dan rok biru dibopong oleh dua pria berpeci dan bersarung. Dua pria tersebut seolah bingung mencari toilet.
Wanita tersebut bergegas dibawa ke toilet wanita yang berada di lorong dan disusul dua perempuan berkerudung. Kemudian sekitar 20 menit atau tepatnya 10.54.50, dua pria bersarung dan wanita yang dibopong keluar. Namun kali ini wanita itu berjalan meski sempoyongan.
Sementara itu di lorong menuju toilet sudah ada beberapa orang yang menunggu kemudian pergi. Kanit Reskrim Polsek Genuk, AKP Haryono mengatakan diduga rombongan itu sengaja melakukan persalinan wanita tersebut di dalam toilet.
"Setelah kami amati (CCTV), ada rombongan yang datang untuk melakukan persalinan paksa di dalam toilet," kata Haryono.
Dugaan adanya unsur kesengajaan muncul karena lokasi terletak tidak jauh dari RSI Sultan Agung. Menurut Haryono jika rombongan itu bermaksud menyelamatkan sang bayi seharusnya persalinan di lakukan di rumah sakit tersebut.
"Kalau tidak ingin menghilangkan nyawa kan logikanya di sini ada rumah sakit. Kenapa sengaja meninggalkan di toilet," tegasnya.
Saat ini kasus tersebut masih ditangani Sat Reskrim Polsek Genuk. Penyelidikan dilakukan termasuk menyelidiki dua mobil yang terekam CCTV diduga digunakan rombongan tersebut. Sementara itu orok bayi yang ditemukan dibawa ke RSUP Dr. Kariadi.
(alg/rul)










































