Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau, Dwi Agus Sumarno kepada wartawan, Senin (13/4/2015). Dia menjelaskan, kendala itu dihadapi peserta ujian di dua sekolah yakni SMA Cendana dan SMAN 8 Pekanbaru.
"Kendalanya bukan dari pihak sekolahnya, melainkan dari Pusat Penilaian Pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Dwi Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sempat tidak tersambung selama 15 menit, namun selanjutnya bisa tersambung," kata Dwi Agus.
Kendala yang sama juga terjadi di SMA 8 Pekanbaru. Di sekolah ini hanya ada satu komputer yang sempat tidak tersambung ke pusat data.
"Walau sempat sebentar mengalami kendala dan bisa teratasi, kiranya itu tidak terulang lagi. Karena kondisi itu bisa mengganggu konsentrasi peserta ujian," kata Dwi Agus.
Pelaksanaan UN berbasis komputer di Pekanbaru hanya berlangsung di 8 sekolah SMA dan SMK dengan jumlah perserta 2.648 siswa. Sedangkan peserta UN secara menyeluruh di Riau mencapai 78.960 orang.
(cha/rul)











































