Bareskrim Polri Selidiki Perbudakan di Benjina, Begini Modusnya

Bareskrim Polri Selidiki Perbudakan di Benjina, Begini Modusnya

- detikNews
Senin, 13 Apr 2015 12:51 WIB
Bareskrim Polri Selidiki Perbudakan di Benjina, Begini Modusnya
Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Human Trafficking Bareskrim Polri mulai menyelidiki dugaan praktik perdagangan orang yang melibatkan ratusan warga negara asing sebagai korbannya. Ini skema singkat perbudakan yang menjadi sorotan tersebut.

Anggota Satgas AKBP Arie Dharmanto mengatakan, dari penyelidikan sementara kuat dugaan adanya praktik perbudakan yang diduga melibatkan beberapa tersangka di tiga negara, yaitu Myanmar, Thailand, dan Indonesia.

"Mereka di Myanmar dijanjinkan bekerja di Thailand di bidang kelautan," kata Arie di Bareskrim Polri, Senin (13/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari Thailand, ujar Arie, mereka yang tergiur pekerjaan yang ditawarkan bertemu dengan cukong-cukong yang memilih mereka. "Mereka yang terpilih lalu dibuatkan dokumen dengan kewarganegaraan Thailand," beber Arie.

Nah, dari negeri Gajah Putih itu ratusan orang di bawa ke Kepulauan Aru. "Setiap mereka menanyakan gaji, mereka disel-kan," kata Arie.

Rencananya pihak kepolisian Myanmar Selasa besok akan mengadakan pemeriksaan terhadap korban perbudakan.

(ahy/mad)


Berita Terkait