Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G Siahaan mengatakan, anggota TNI harus memiliki kepribadian dan nasionalime yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kepribadian awalnya mareka sebagai masyarakat sipil kan diragukan. Tetapi setelah menjadi anggota TNI, tentunya karakternya harus diubah di sisi mental idiologi, aspek akademik, kepribadian dan kemampuan jasmani,โ kata Pangdam di Jayapura, Senin (13/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โPembinaan itu kemudian dilanjutkan masuk sekolah Theologia, ketika nanti mereka dikirim ke daerah pedalaman Papua akan bertugas sebagai penceramah, maka mereka harus memahami ajaran agama sesuai dengan ajaran agama Kristen, di samping bagaimana agama didorong dengan disiplin,โ tambahnya.
Dalam tugas di daerah pedalaman itu para bintara ditugaskan membantu pendeta-pendeta dalam mencerahan bagi masyarakat yang relatif sulit dijangkau, sekaligus mereka akan melakukan pembinaan disiplin bagi masyarakat.
(rul/rul)










































