Ayah Akseyna akan Dimintai Keterangan Lagi oleh Polisi

Misteri Kematian Mahasiswa UI

Ayah Akseyna akan Dimintai Keterangan Lagi oleh Polisi

- detikNews
Senin, 13 Apr 2015 12:11 WIB
Ayah Akseyna akan Dimintai Keterangan Lagi oleh Polisi
Akseyna
Jakarta - Misteri kematian Akseyna Ahad Dori (18), mahasiswa Biologi UI, masih belum terpecahkan. Sang ayah, Kolonel Sus Mardoto akan dimintai keterangan lagi oleh kepolisian.

"Rencananya (saya) mau dimintai keterangan lagi. Tapi surat dari polisi belum ada," ujar Mardoto ketika dihubungi lewat telepon, Senin (13/4/2015).

Mardoto mengaku ikhlas dengan kematian anaknya. Namun dia belum terima dengan cara kematiannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kematian anak saya ikhlas karena sudah takdir. Cuma caranya (meninggal) yang seperti itu, itu yang tanda tanya," kata Mardoto yang menetap di Yogyakarta ini.

Dia yakin Akseyna tidak bunuh diri. Terlebih yang dia baca dia baca di media-media bahwa ada lebam di tubuh Akseyna.

"Ada 5 titik lebam, ada jeratan, dan ada batako," tuturnya.

Berdasarkan keterangan polisi, lebam yang diderita Akseyne merupakan lebam mayat. Sedangkan konblok ditemukan di tas ranselnya.

Akseyna meninggal tenggelam di Danau Balairung UI bulan lalu. Belum diketahui apakah Akseyna meninggal bunuh diri atau dibunuh.

Hasil pemeriksaan sementara, polisi menyita pesan di kamar Akseyna yang ditemukan teman Akseyna. Pesan itu ditulis di secarik kertas yang ditempel di dinding di kamar kos. Pesan tersebut dituliskan dalam berbahasa Inggris "will not return for please don't search for existence my apologies for everything eternally".

Ayah Akseyna meminta polisi jangan hanya mengambil kesimpulan dari surat wasiat yang juga dia ragukan. "Jangan ada pemaksaan kesimpulan dengan kecenderungan hanya berdasarkan surat wasiat," tutur Mardoto hari Jumat (3/4) lalu.

Polisi telah melakukan prarekonstruksi di kamar kos Akseyna. Hingga kini penyelidikan masih berlangsung.

(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads