Dian Rezeki, salah seorang kontributor pasangmata.com pada Februari 2015 lalu mengabarkan, ada satu bagian di belakang bus yang terbuka. Dari situ, hawa panas mesin pun menyeruak ke dalam bus.
"Kenapa celah ini dibuka? Hawa panas mesin masuk ke dalam busway dan jadi terasa panas. TransJ Harmoni Kalideres," kata Dian kepada pasangmata.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pegawai disuruh oleh pemerintah menggunakan angkutan umum jangan kendaraan pribadi agar mengurangi kemacetan tapi kalau transportasi busway yang sering lama, mogok di dalam panas AC-nya tidak dingin membuat tidak nyaman," jelas Dandi.
Linda, penumpang lainnya punya sejumlah keluhan. Mulai dari kursi basah yang belum dikeringkan. Bus yan gbau ampas rem, pintu tidak bisa tertutup, hingga AC yang mati.
"Peremajaan bus yang tidak merata, baru terlihat yang baru di koridor I saja," tegasnya.
Anda punya pengalaman lain menggunakan bus TransJ? Silakan berbagi pengalaman ke masalahsolusi@detik.com dengan subject masalah dan solusi. Jangan lupa sertakan kontak Anda dan foto TransJ yang ditumpangi.
Masalah solusi adalah program baru detikcom yang bertujuan untuk membantu mencarikan solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. detikcom akan mengumpulkan laporan masalah dari publik, kemudian menganalisis solusinya dengan pakar, hingga akhirnya mencoba merealisasikan solusi itu dengan pihak terkait.
(mad/mad)











































