Penyelidikan tewasnya Deudeuh 'Tata' Alfisahrin di kosannya yang terletak di Tebet masih dilakukan. Petugas menemukan buku catatan berkunjung teman-teman Tata yang mayoritas adalah pria ke kosan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Audie Latuheru menyatakan polisi masih menyelidiki soal rekan-rekan pria yang berkunjung ke kosan itu. "Kita masih dalami," kata Audie saat dihubungi detikcom, Senin (13/4/2015).
Hal yang sama diungkapkan Kapolsek Tebet Kompol I Ketut Sudarma. Menurutnya catatan itu masih dipelajari. "Kita masih selidiki, doakan saja segera terungkap kasus ini," katnaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyaknya teman pria yang datang ke kamar Tata juga dibenarkan oleh penjaga indekos bernama Ana.
Mengapa Tata yang dikenal tertutup dengan kehidupan pribadinya itu banyak dikunjungi pria? Tak diketahui pasti alasannya.
Namun dari profil akun Twitter Tata, @Tataa_chubby, dituliskan oleh empunya akun ukuran badannya. Dalam profil Twitter-nya, Tata juga menuliskan informasi tak biasa.
Akun Twitter wanita berusia asli 26 tahun itu hanya me-follow 76 akun lainnya. Sangat jauh berbeda dengan follower-nya yang mencapai 27.900 akun saat dilihat pada Senin (13/4/2015) pukul 05.50 WIB.
Tata juga memasang sejumlah gambar screenshot ponselnya, yang tampak seperti testimoni. Sejak diketahui meninggal, masih banyak kicauan belasungkawa yang mengalir untuk akun ibu beranak satu ini.
Sebuah kicauan dari Tata yang sangat berbeda dengan kicauannya yang lain ditemukan pada tanggal 7 April 2015 lalu, atau 5 hari sebelum Tata ditemukan meninggal. Ia tampak berbalas kicau dengan sebuah akun yang dimiliki seorang pria.
"@Yus_gun nggak bisa sabar? Nggak usah jadi tamu gw. Yang SMS gw dari sebulan lalu dan baru bisa ketemu kemarin juga biasa-biasa saja bahasanya. Lu bayar dulu pakai berlian baru lo boleh nggak sabar," tulis Tata yang kemudian di-retweets 4 akun lainnya.
Tata terakhir beraktivitas di Twitter-nya pada Jumat (10/4) lalu. Melihat aktivitas Tata di Twitter tersebut, pihak kepolisian akan mencari pembunuh Tata yang diduga salah satu dari teman prianya melalui media sosial.
(nal/mad)











































