Sidang Kabinet SBY Digelar Pertama Kali di Istana Negara
Jumat, 11 Feb 2005 15:12 WIB
Jakarta - Sejak menjadi presiden, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru kali ini menggelar sidang kabinet di Istana Presiden. Biasanya sidang kabinet dipimpin Presiden SBY di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan. Sidang kabinet yang digelar di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (11/2/2005) ini membahas soal perkembangan penanganan soal Aceh. Sidang dimulai pukul 14.30 WIB. Hadir dalam sidang ini Wakil Presiden M Jusuf Kalla dan para menteri kabinet Indonesia Bersatu. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, sidang kabinet dipindah dari Kantor Presiden ke Istana Negara, karena peserta rapat lebih besar. Rapat ini tidak dihadiri oleh hanya para anggota kabinet, tapi juga dihadiri para tokoh masyarakat Aceh. Dan memang, sejumlah tokoh Aceh mengikuti sidang kabinet ini. Antara lain, Ketua DPRD Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Sayid Fuad Azakaria, Wakil Gubernur NAD Azwar Abubakar, Rektor Unsyiah Abdi A Wahab, dan Ketua MUI NAD Tengku Daud Zamzami, Muslih Ibrahim, dan Daniel Juned. Dalam sidang kabinet ini, akan dipresentasikan draf Rencana Induk Pembangunan Kembali Aceh yang disusun Bappenas. Terkait dengan presentasi ini, di ruang rapat telah disiapkan sebuah layar proyektor. Sebelumnya, Presiden SBY pernah menyampaikan bahwa tokoh-tokoh masyarakat Aceh harus dilibarkan dalam penyusunan Rencana Induk Pembangunan Aceh itu. Dan dalam sidang kabinet inilah, para tokoh Aceh itu dilibatkan. Bila draf ini sudah final, rencananya Presiden SBY akan mempresentasikannya dalam kunjungannya ke Singapura pada 15 Februari mendatang. Para pengusaha Singapura memang telah memberikan sinyal akan melakukan investasi untuk membangun Aceh.
(asy/)











































