Kwik Ajari SBY Caranya Jelaskan BBM Naik kepada Rakyat

Kwik Ajari SBY Caranya Jelaskan BBM Naik kepada Rakyat

- detikNews
Jumat, 11 Feb 2005 14:41 WIB
Jakarta - BBM dinilai memang harus naik. Tapi kalau cara penyampaiannya tidak tepat, bisa timbul resistensi dari rakyat. Kwik Kian Gie pun mengajari caranya kepada Presiden SBY."Memang hitung-hitungannya sudah benar bahwa BBM harus naik. Yang penting sekarang adalah bagaimana mengomunikasikannya kepada rakyat agar tidak menimbulkan resistensi berlebihan seperti sekarang ini," kata analis dan ekonom ini.Hal itu disampaikan Kwik usai bertemu SBY di Kantor Presiden jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Jumat (11/2/2005). Mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas ini menjawab pertanyaan wartawan mengenai kontroversi rencana kenaikan BBM."Sebaiknya pemerintah secara terus terang apa adanya mengatakan kepada rakyat bahwa memang harga BBM saat ini sudah terlalu murah. Katakan saja apakah harga bensin Rp 1.800 per liter tidak terlalu murah. Wong coca-cola di supermarket harganya sudah Rp 4.000 sekaleng," katanya beranalogi.Kalau harga BBM dinaikkan, lanjut dia, tentu pemerintah akan ada pendapatan ekstra. Jadi sebaiknya bicara yang gamblang-gamblang saja. Jangan memakai kata-kata yang sulit dimengerti, misalnya subsidi dan sebagainya."Ajak DPR bicara seperti itu. Kalau perlu ajar juga LSM dan BEM yang terpilih. Saya kira kalau disampaikan secara gamblang, kebijakan itu bisa diterima dengan baik. Masalahnya kan sekarang pemerintah pakai bahasa yang tidak mudah dipahami. Yang jadi masalah adalah proses sampai mengambil keputusan. Sebaiknya pemerintah membuka semua data dan bicara terus terang apa adanya," tukas Kwik. (sss/)


Berita Terkait