Di Bima Ada Desa yang Penuh Kedamaian dan Zero Kriminal

Di Bima Ada Desa yang Penuh Kedamaian dan Zero Kriminal

- detikNews
Minggu, 12 Apr 2015 19:13 WIB
Di Bima Ada Desa yang Penuh Kedamaian dan Zero Kriminal
Bima - Kabupaten/Kota Bima merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan tingkat kriminalitas tinggi. Namun siapa sangka, di Bima ada satu perkampungan bernama desa Maria, Kecamatan Wawo, yang selalu damai dan tak pernah ada tindakan kriminal sekecil apapun.

"Di sana tidak pernah ada pencurian, tawuran atau tindak kriminalitas dalam bentuk apapun," ujar tim sosial budaya Subkorwil 4/Bima Ekspedisi NKRI 2015, Fitriatul Fauziah di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, NTB, Minggu (12/4/2015).

Fitri mengatakan, masyarakat setempat masih memegang teguh adat mereka. Motto Bima 'takut dan malu' benar-benar diterapkan dan dipegang teguh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalaupun ada warga yang melakukan kriminalitas di luar Desa Maria, ia akan menerima sanksi sosial keras dari penduduk Desa Maria," kata mahasiswa UI ini.

Jika ada pendatang baru, mereka juga dituntut untuk menyesuaikan adat dan kebiasaan warga Desa Maria. Penduduk warga Desa Maria seluruhnya muslim dan mereka menolak warga non muslim. Mereka berjumlah 106 kepala keluarga.

Fitri mengatakan, warga Desa Maria memiliki lumbung padi atau umalengge yang tersentral. Umalengge diletakkan di tempat yang tinggi di kawasan tersebut. Sehingga padi-padi yang disimpan, aman dari banjir dan gangguan tikus. Meskipun tidak diawasi, warga biasanya mengambil beras seperlunya saja.

"Memang tidak diawasi, tetapi kalau ada yang bolak-balik ngambil beras terus, jadi bahan gunjingan warga. Mereka mendapat sanksi sosial semacam itu," kata Fitri.

Budaya Desa Maria itu cukup terkenal di kalangan masyarakat Bima. Mereka juga tak pernah mengusik kampung yang penuh kedamaian itu.

"Memang di sana suasananya adem, warganya tidak ada yang panas. Mereka tak peduli dengan keributan di luar," ujar warga asal Dompu, Chandra Komala.

Tim ahli sosial budaya, Juwita Rustiyani mengatakan, budaya kepedulian lingkungan di Desa Maria sangat bagus untuk ditiru. Warganya masih menerapkan sanksi sosial, sehingga tercipta kedamaian di desa yang terletak di puncak bukit tersebut. Mereka tak terusik meski sekelilingnya banyak aksi kriminalitas.

"Kepedulian lingkungan akan menciptakan suasana yang damai. Ini poin yang sangat penting, kultur yang harus ditanamkan di kalangan masyarakat. Karena sekarang sudah luntur," ucap Juwita.


(kff/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads