Ahok: Saya Dulu Pengusaha Tapi Tersingkir Karena Ongkos Politik Mahal

Ahok: Saya Dulu Pengusaha Tapi Tersingkir Karena Ongkos Politik Mahal

- detikNews
Minggu, 12 Apr 2015 12:53 WIB
Ahok: Saya Dulu Pengusaha Tapi Tersingkir Karena Ongkos Politik Mahal
foto: Aditya/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan dirinya dulu pengusaha dan terjun di politik. Namun lantaran semakin lama 'ongkos' politik semakin mahal, Ahok merasa dirinya tersingkir.

"Saya itu dulunya pengusaha. Bapak saya juga pengusaha dan pengurus Partai Golkar, tapi makin ke sini tersingkir karena ongkos politik makin mahal," ucap pria yang karib disapa Ahok itu dalam diskusi di PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya no 62, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2015). Hadir juga Koordinator ICW Ade Irawan, Wali Kota Cilegon Imam Aryadi dan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ahok mengatakan dalam pemilihan kepala daerah di zaman dulu tidak ada transparansi. Semuanya dilakukan dengan cara lobi-lobi untuk mendekati orang dalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu itu tidak ada transparansi. Misalnya saya mau memasukkan produk ke dewan, kita dekati dulu orang dalam biar diberi tahu rincian anggarannya," kata Ahok.

Ahok mengatakan hal tersebut tak sepenuhnya salah dan tak sepenuhnya benar juga. Sebab menurut mantan Bupati Belitung Timur itu, dalam dunia bisnis menawarkan produk dengan harga relatif terjangkau tak ada salahnya.

"Misalnya produk Ahok biar bisa dipakai dalam DPRD bagaimana caranya kita jual dan beritahu ke angota dewan ini loh produk kita harganya sekian-sekian. Baru saat ada anggaran produk Ahok dipakai begitu.β€Ž Makanya ini bisa saya bisa bilang setengah benar setengah salah.β€Ž Kalau dunia transparansi jelas salah, tapi kalau dunia bisnis nggak salah juga menawarkan produk dengan harga yang relatif terjangkau agar bisa digunakan dalam DPRD," ungkap Ahok.

"Kan dulu gaji PNS itu rendah makanya banyak sambilannya. Istilahnya UPG, usaha penambah gaji," sambung Ahok sambil berkelakar.

(dha/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads