Tak hanya mereka, lebih dari seribu personel TNI dan Polri juga ikut kerja bakti bareng. Mereka disebar ke beberapa titik untuk mengecat dan memungut sampah. Kerja bakti ini juga diikuti ratusan relawan yang berasal dari berbagai kalangan.
Sebelum kerja bakti, Emil, sapaan Ridwan Kamil, dan Dedi memimpin apel akbar TNI-Polri di Jl Cikapundang Timur. Kemudian mereka bersama-sama mengecat trotoar di Alun-alun. Usai mengecat, masyarakat yang sejak awal berkerumun dekat Emil, histeris melihat kedatangan Kang Komar, salah satu tokoh di sinetron Preman Pensiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapan sudah 90 persen, hanya tinggal detik-detik terakhir, pengecatan dan kebersihan saja. Kalau serahin ke kontraktor tidak akan selesai," ujar Emil ditemui di sela-sela peninjauan, Jalan Asia Afrika, Minggu (12/4/2015).
Menurut Emil, TNI mengerahkan seribu personel dan dari Polri sekitar 800-an. Apabila hari ini tidak selesai, kata Emil, TNI dan Polri akan turun lagi di lain hari.
"Pak Pangdam sudah berkomitmen untuk membantu Pemkot mempersiapkan KAA. Kita targetkan semua selesai sebelum tanggal 18 April, saat gladibersih yang akan ditinjau langsung oleh presiden Jokowi," kata Emil.
Pangdam yang berada di pinggir Emil membenarkannya. Menurut Dedi, TNI siap membantu Pemkot Bandung. Pihaknya juga sudah mempersiapkan 3.150 personel untuk pengamanan di hari H nanti.
"Kita sudah siapkan pengamanan di lokasi utama, yaitu bandara Husein, Homann, Gedung Merdeka, dan Masjid Agung," ujarnya.
Emil dan Dedi ditemani Kang Komar memantau kerja bakti dengan berjalan kaki, mulai dari Alun-alun hingga depan Hotel Preanger, perempatan Jalan Asia Afrika dan Tamblong.
Emil terlihat meminta beberapa titik untuk dibenahi kepada petugas. "Doakan semua siap pada hari H," tandasnya.
(ern/try)











































