Saat pidato dalam Rapat Konsolidasi Internal Partai Golkar versi Munas Ancol di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (11/4/2015), Ketua Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono menyatakan perbedaan pendapat merupakan hal biasa di Golkar.
"Kita menjunjung demokrasi, yang berbeda pendapat tidak ada masalah. Moggo, asal tidak mengganggu," kata Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kubu Agung sudah menetapkan Leo Nababan sebagai Plt Ketua Golkar Sumut, menggantikan Ajib Shah yang sekarang berada di kubu Aburizal Bakrie. Untuk jabatan Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah diganti, tetapi untuk posisi Ajib sebagai Ketua DPRD Sumut, Agung menyatakan tetap dipertahankan.
"Kita selamatkan partai, selamatkan aset kita. Semua kita bersaudara. Leo Nababan saudara, Ajib Shah saudara, semua keluarga besar Golkar saudara kita. Ajib sebagai Ketua DPRD kita pertahankan," kata Agung.
Agung juga meminta agar tidak ada pemecatan-pemecatan. Konsolidasi dilakukan dari tingkat daerah melalui Musyawarah Daerah (Musda), kemudian Musda di tingkat provinsi hingga kemudian Muyawarah Nasional (Munas) pada 2016.
"Di Munas 2016, di situlah kita rekonsiliasi secara total. Riak-riak itu biasa. Kita harus terbiasa menghadapi kegoncangan," kata Agung yang sempat diteriaki pendukung Aburizal Bakrie saat berpidato.
(rul/trq)











































