Sering Diintimidasi, Peternak Kerang Datangi Balaikota Makassar

Sering Diintimidasi, Peternak Kerang Datangi Balaikota Makassar

- detikNews
Jumat, 11 Feb 2005 11:57 WIB
Makassar - Merasa diintimidasi dan tidak diperbolehkan beternak kerang di sekitar Pantai Losari, Makassar, sekitar 50 orang nelayan mendatangi kantor Balaikota Makassar, Jl Ahmad Yani, Jumat (11/02/2005).Para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Peternak Kerang Katallasang (KNKK) mendatangi Balaikota Makassar, sejak pukul 10.00 WITA. Pengunjuk rasa yang sebagian terdiri dari ibu-ibu ini, melakukan orasi dan menggelar spanduk.KNKK memprotes tentang adanya pihak yang sengaja melarang akses mencari nafkah di sekitar lokasi Pantai Losari. "Kami protes tentang pelarangan mencari nafkah di sekitar pantai. Laut adalah hak milik orang banyak," ujar salah seorang nelayan saat berorasi.Para nelayan juga menganggap bahwa pelarangan ini dilakukan lantaran adanya pihak-pihak tertentu yang ltelah mengkapling laut sebagai hak miliknya. "Sejak masuknya Proyek GMTDC, sejak itu pula kami dilarang beternak kerang di sekitar lokasi," ujar mereka. PT GMTDC adalah perusahaan yang mengelola Tanjung Bunga, sebuah kawasan wisata pantai di Makassar.Selain larangan beternak kerang, para nelayan memang juga seringkali dilarang untuk menjual hasil ternak kerang mereka di sekitar Pantai Losari. Saban pagi dan sore, para nelayan ini memang kerap menawarkan langsung hasil ternaknya kepada para warga yang lewat di sekitar lokasi.Dalam pernyataan sikapnya, para peternak ini menuntut pula kepada Pemerintah Kota (Pemkot) agar membuat aturan khusus tentang pemanfaatan fungsi daerah sekitar pantai losari sebagai lokasi yang tidak seorangpun berhak mengkaplingnya.Para pengunjuk rasa ini akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 11.30 WITA setelah berdialog langsung dengan Pemkot. Sekadar diketahui, jumlah peternak kerang di daerah ini berkisar 325 kepala keluarga. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads