"Jalan terus. Biar jelas dulu secara hukum, etika, itu biar jelas dulu. Baru nanti soal memaafkan kita pikirkan," kata Mulyadi saat dihubungi, Sabtu (11/4/2015).
Mulyadi menuturkan dirinya sudah diperiksa dan di-BAP oleh petugas kepolisian Polda Metro Jaya pada Jumat (10/4) kemarin. Hingga saat ini belum terbersit di pikirannya untuk menghentikan kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga tak ingin peristiwa yang sama terjadi ke anggota DPR yang lain. Hati boleh panas karena berdebat di DPR, tapi kepala harus dingin.
"Ini untuk mencegah kejadian serupa. Kita boleh panas berdebat, tapi cukup sampai di situ. Nggak boleh main fisik," ujarnya.
Mulyadi dan Mustofa cekcok pada Rabu (9/4) lalu, di sela-sela rapat Komisi VII dengan Menteri ESDM Sudirman Said. Mustofa diduga marah karena ditegur Mulyadi saat bertanya ke Menteri ESDM. Mulyadi menyebut pertanyaan Mustofa terkait perusahaan Bauksit di Kalimantan terlalu panjang durasinya. Dia pun meminta Mustofa mempersingkat pertanyaan. Mustofa tak terima, karena merasa punya hak bicara.
(trq/ndr)











































