Salah satu titik transit naskah soal berada di SMKN 26 Jakarta, Jl Balai Pustaka Baru 1, Rawamangun, Pulogadung, Jaktim. Pantauan di lokasi, Sabtu (11/4/2015) pagi, 722 boks soal dibawa dengan menggunakan 2 truk besar. Kepala Dinas DKI Jakarta Arie Budiman turut memantau pendistribusian soal ini.
"Pagi ini merupakan titik awal distribusi UN ke wilayah-wilayah. SMK 26 adalah titik distribusi awal kita terima soal dari percetakan untuk Jakarta Timur," ujar Arie di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi pun masih melekat selama proses pendistribusian ke 5 titik transit. Arie Budiman sendiri juga pagi ini telah melakukan teleconference untuk mengecek 4 titik wilayah transit lainnya.
Di wilayah Jakbar di SMAN 78, Jakut SMAN 13, Jaksel SMN 70, dan Jakpus SMAN 68. Sementara untuk wilayah Kepulauan Seribu hari ini dititipkan terlebih dahulu dan akan diantarkan besok, Minggu (12/3) pagi.
"Kami sudah teleconference di seluruh wilayah termasuk Kepulauan Seribu yang ikut di Jakarta Utara. Semua sama, melihat aktivitas buka segel truk dan dilihat naskah disegel rapi. Ngecek apakah ada segel boks yang rusak atau tidak. Kita sudah liat semua dalam keadaan bersegel," jelas Arie.
Hingga saat ini boks-boks naskah soal untuk wilayah Jaktim masih sedang dalam proses pengangkatan dan pendataan. Sama dengan wilayah lain, naskah soal akan didistribusikan ke 29 rayon dengan masih dalam pengamanan kepolisian dan panitia.
"Nanti setelah ini akan dikirim ke rayon. Di sana dipilih-pilih dulu permata pelajaran untuk masing-masing hari. Setelah itu dimasukkan ke dalam gudang dan dikunci. Diinapkan di sana, di bawah pengamanan kepolisian. Untuk Kepulauan Seribu kita titipkan di kantor polisi," tutur Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Bowo Irianto di lokasi yang sama.
Nantinya masing-masing sekolah akan mengambil naskah soal setiap pagi selama UN dan menyerahkan kembali jawaban di hari yang sama. Untuk pengawas ujian diberlakukan sistem pengawasan silang.
Untuk diketahui, jumlah peserta UN setingkat SMA/SMK/MA tahun 2015 di DKI ada 121.457 orang, termasuk peserta Kejar Paket C.
Mayoritas sekolah masih akan menggunakan kertas lembar jawaban komputer (LJK), namun sejumlah sekolah yang sudah siap akan melakukan perintisan UN berbasis komputer atau computer based test (CBT).
Untuk DKI Jakarta yang akan melaksanakan UN secara CBT 29 sekolah tingkat SMA/SMK/MA yakni 3 SMA dan 26 SMK. UN bagi siswa SMA dan sederajat akan diselenggarakan Mulai Senin (13/4) hingga Rabu (15/4), dan untuk siswa SMK hingga Kamis (16/4).
(ear/fdn)











































