Prananda memang lebih suka bersembunyi di balik gemerlapnya Kongres IV PDIP di Inna Grand Bali Beach, Jumat (10/4/2015). Sosoknya hampir-hampir jarang terlihat di kerumunan para elite partai. Hal itu juga diakui sendiri oleh Mega.
"Prananda tapi anaknya senangnya ngumpet," kata Mega.
Penampilan perdana Prananda yang bisa bebas tersorot media cuma saat dipanggil maju oleh Mega. Saat itu Mega memang tengah memperkenalkan seluruh kabinetnya kepada peserta kongres.
Namun kemunculan Prananda hanya itu. Saat acara ramah tamah, Prananda langsung raib. Keberadaannya tidak terdeteksi. Padahal seluruh pengurus, termasuk Puan Maharani yang kembali masuk jadi ke pengurusan, berdiri mantap di samping Mega bersalaman dengan peserta kongres.
Tidak ada yang tahu di mana Prananda saat itu. Hingga orang terakhir salaman, sosok yang disebut-sebut sebagai 'satrio piningit' PDIP menjadi misteri.
(mok/fdn)











































