Bentuk bor raksasa ini ditunjukkan Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta M Nasir di lokasi proyek pembuatan MRT di Patung Pemuda Membangun di Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2015). Terlihat bor tersebut berwarna putih.
Pada bagian sisi terdapat nama-nama kontraktor, konsultan proyek pembangunan MRT ini. Bor berukuran raksasa ini merupakan buatan Jepang. Bor ini rencananya akan dikirim ke Jakarta berupa komponen-komponen dan akan dirakit kembali di sini.
Rencananya bor ini datang ke Jakarta pada awal Juni. Setelah tiba, bor ini akan dirakit di bawah Patung Pemuda Senayan, Jakarta. Kemudian setelah beres, bor ini akan mulai mengebor perut Jl Sudirman. Bor ini rencananya akan secara berlahan mengebor bagian bawah Jl Sudirman. Lalu bor ini akan menembus sungai Ciliwung yang ada di Jl Sudirman. Bor ini akan menembus 10 meter di bawah Sungai Ciliwung.
Bor raksasa MRT buatan Jepang ini memiliki lebar 6,65 meter dan panjang 90 meter. Sebelum melakukan pengeboran alat ini harus diturunkan di kedalaman yang sudah ditentukan. Bor ini kemudian dirakit di lokasi penurunan tersebut. Area penurunan bor ini akan jadi lokasi workshop sekaligus area penurunan material galian. Tempat ini juga akan jadi penyuplai material berupa segmen beton ke TBM.
Setelah mengebor sejauh beberapa meter, bor raksasa ini bisa langsung memasang segmen beton untuk menyangga terowongan yang telah dibuatnya. Satu segmen beton meliki panjang 1,2 meter, lebar 4,2 meter dan tebal 30 cm. Untuk membuat satu lingkaran dibutuhkan 6 segmen beton. Segmen beton ini dipasang menggunakan crane yang ada di dalam bor ini.
(nal/nrl)











































