Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir (Tata) saat menggelar jumpa pers di kantor Kemenlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2015). Meski demikian, Tata mengaku belum bisa disampaikan kepala negara mana saja yang dimaksud.
"Soal konfimasi kehadiran, sudah ada 25 kepala negara," kata Tata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata juga menjelaskan terkait 3 outcome document yang akan diperjuangkan di KAA. Tiga dokumen tersebut antara lain Bandung Message, Declaration of Reinviorating The New Asian-African Strategic Partnership, dan Declaration on Palestine.
"Bandung Message yaitu memperkuat solidaritas dan kooprasi dalam pembangunan sosial budaya, Declaration on Africa terkait inisiatif baru dalam strategi Asia-Afrika dan Declaration on Palestine yaitu menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina," jelasnya.
"Tiga dokumen itu sudah 80 persen. Pas tiba di Jakarta sudah 95 persen. Kita tidak ada forum resmi soal Asia-Afrika. Ini bukan cuma pertemuan historis. Tapi memberi makna ekonomi antara Asia-Afrika dengan sentuhan khas indonesia," imbuh Tata.
(rna/bar)











































