DetikNews
Jumat 10 April 2015, 14:56 WIB

Patung Pemuda yang 'Melayang' Dikembalikan Seperti Semula Setelah MRT Selesai

Salmah Muslimah - detikNews
Patung Pemuda yang Melayang Dikembalikan Seperti Semula Setelah MRT Selesai Patung Pemuda Membangun 'Melayang' (Foto:Grandyos/detikcom)
Jakarta -

Patung Pemuda Membangun yang berada di kawasan Senayan, Jakarta, saat ini kondisinya 'melayang' karena tanah tempatnya berdiri digali untuk pembangunan proyek MRT. Setelah proyek ini selesai patung pembawa wadah api menyala itu dikembalikan posisinya seperti semula.

"Patung dikembalikan ke konstruksi awal, namun tidak duduk di atas tanah lagi, tapi di atas beton," ucap Muhammad Destrial selaku Deputi Konstruksi Manager dari kontraktor Shimizu Obayashi Wijaya Karya Jaya Konstruksi yang menangani pengerjaan proyek MRT di kawasan patung Pemuda Senayan kepada detikcom saat ditemui di patung Pemuda, Senayan, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Muhammad mengatakan patung seberat 420 ton ini memang tidak boleh dipindahkan dari tempat asalnya, sebab patung tersebut merupakan cagar budaya yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Sehingga pihak MRT harus memutar otak agar patung tersebut tidak "diganggu" namun pembangunan proyek tetap berjalan.

"Kita melakukan langkah-langkah yakni mencari tahu detail pancang dan pondasinya. Kami melakukan tes-tes dulu dengan menyelidiki patung terbuat dari bahan apa dan beratnya berapa, berkoordinasi dengan pariwisata karena menyangkut aset sejarah," ucap Muhammad.

Sempat terjadi perdebatan panjang soal pelubangan tanah di bawah patung Pemuda itu, namun setelah diyakinkan bahwa patung tidak akan diubah-ubah maka pengeboran di bawah patung itu bisa dilakukan. Bahkan di saat awal-awal pelubangan, pihak MRT selalu mengukur kemiringan patung setiap satu jam sekali.

"Kalau miring maka pekerjaan tidak bisa dilanjutkan," katanya.

Saat ini bagian bawah patung pemuda sudah dibolongi dan sudah tak menyentuh tanah, karena tanah telah dikeruk untuk rute MRT. Pondasi patung yang 'melayang' ditopang oleh besi baja proyek angkutan massa ini. Air mancur dan tanaman yang mengelilingi patung sudah tak terlihat, semua kosong kecuali patung pemuda yang "dijepit" oleh 336 angkur (paku besar) itu.

Jika proyek sudah rampung maka bagian yang bolong itu akan ditutup oleh atap beton dan dibuat jalan seperti semula. Pondasi patung yang menopang patung akan dipotong dan patung akan diletakkan di atas atap beton, lalu dilapisi kembali oleh beton sebagai pondasi patung. Tanaman dan air mancur juga akan dibuatkan kembali di sekeliling patung tersebut.

"Jadi patungnya akan kembali seperti semula," ucapnya.

Patung Pemuda Membangun diresmikan pada 1972. Patung ini menggambarkan semangat pemuda untuk membangun bangsa.

  • Patung Pemuda yang Melayang Dikembalikan Seperti Semula Setelah MRT Selesai
    Patung Pemuda Membangun 'Melayang' (Foto:Grandyos/detikcom)
  • Patung Pemuda yang Melayang Dikembalikan Seperti Semula Setelah MRT Selesai
    Patung pemuda sebelum proyek MRT (Foto:Hasan/detikcom)

(slm/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed