Kehadiran karangan bunga kiriman Ketua Umum Partai Golkar versi Agung Laksono seakan mempertegas keinginan mereka merapat ke koalisi Jokowi-JK. Memang Agung Laksono sudah berulang kali menegaskan keinginan membawa gerbong Golkar masuk pemerintahan.
Saat pembukaan kongres, datangnya Ketua MPR Zulkifli Hasan yang notabene jadi Ketum PAN juga tak kalah menimbulkan spekulasi. Apalagi Mega sempat mengoda Zulkifli juga dalam pidato politik pembukaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara usai pengukuhan ketua umum, Mega pun menolak menyebut adanya KIH dan KMP. Bagi Mega, istilah 'kubu-kubuan' itu hanya cocok pada masa kampanye.
Buktinya, meski eksistensi KIH dan KMP masih terasa, toh dalam berbagai kesempatan, politisi dari dua kubu itu bisa bergandengan tangan, terutama dalam sejumlah agenda di DPR.
Meski begitu Mega tetap membuka diri KMP bergabung dengan mereka dan Kongres IV PDIP seakan semakin mempertegas spekulasi itu.
"Tentu kalau mereka akan datang, kami selalu membuka diri yang penting ada persepsi yang sama bagi kami yang disebut KIH dan mereka yang disebut KMP," kata Mega.
(mok/aan)










































