DetikNews
Jumat 10 April 2015, 10:16 WIB

MRT Kerjakan Konstruksi Skala Besar di Lebak Bulus 14 April, Ini Rekayasa Lalinnya

Herianto Batubara - detikNews
MRT Kerjakan Konstruksi Skala Besar di Lebak Bulus 14 April, Ini Rekayasa Lalinnya Foto: Pengerjaan Proyek MRT di Patung Pemuda
Jakarta -

Pekerjaan konstruksi skala besar proyek Mass Rapid Transit (MRT) segera dilakukan mulai 14 April 2015 mendatang. Di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, akan dilakukan pekerjaan konstruksi untuk pembangunan stasiun layang (elevated) dan depo MRT.

Dalam rilis PT MRT Jakarta yang diterima detikcom, Jumat (10/4/2015) pagi, konstruksi skala besar dilakukan di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Pasar Jumat. Selama pekerjaan berlangsung, akan diberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) untuk meminimalisir dampak lalu lintas akibat pekerjaan tersebut.

Proyek MRT koridor selatan–utara pada fase I (Lebak Bulus–Bundaran HI) akan dibangun sejumlah 13 stasiun dan 1 depo. Dari 13 stasiun tersebut, terdapat 7 stasiun layang (Lebak Bulus–Fatmawati-Cipete-Haji Nawi-Blok A-Blok M-Sisingamangaraja) dan 6 stasiun bawah tanah (Senayan–Istora–Bendungan Hilir–Setiabudi–Dukuh Atas-Bundaran HI), serta 1 depo di Lebak Bulus.

Pekerjaan konstruksi pada area Lebak Bulus tersebut merupakan paket kontrak pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor CP 101 yaitu Tokyu–Wijaya Karya Joint Operation (TWJO). Pada area tersebut, tepatnya di median Jl Pasar Jumat akan dilakukan pekerjaan konstruksi struktur utama stasiun MRT. Pekerjaan ini memberi dampak perlu diberlakukannya pengalihan lalu lintas kendaraan di Jl. Pasar Jumat. Selama konstruksi berlangsung, jalur kendaraan akan bergeser menggunakan jalur sementara yang disediakan (detour), melewati area bekas Terminal Lebak Bulus dan sepanjang sisi utara Jl. Pasar Jumat.

Rute pengalihan Jl Pasar Jumat atau detour Lebak Bulus (sisi selatan) secara umum berupa 3 lajur kendaraan pribadi, 3 lajur angkutan dalam kota dan 1 lajur TransJakarta. Sedangkan detour Lebak Bulus (sisi utara) akan dipertahankan sejumlah 2 lajur kendaraan pribadi pada setiap tahapan pekerjaan. Pengalihan ini akan berlaku mulai 14 April 2015.

Selain wilayah Jalan Pasar Jumat, area yang terkena dampak akibat pekerjaan ini adalah Jl Lebak Indah (samping bekas Terminal Lebak Bulus) yang akan ditutup mulai 14 April 2015. Arus kendaraan di Jl Lebak Indah akan dialihkan menuju Jl. Lebak Lestari (terletak di antara samping Poins Square dan Stadion Lebak Bulus) yang telah dilakukan pelebaran jalan. Pengalihan tersebut dalam rangka penutupan Jl Lebak Indah yang akan menjadi bagian dari depo MRT.

Detour lalu lintas di Jl Pasar Jumat ini diperkirakan akan berlangsung hingga November 2016, yaitu ketika struktur tiang-tiang stasiun dan lantai beton concourse Stasiun MRT Lebak Bulus telah selesai dikerjakan. Sesudah waktu ini, lalu lintas akan dikembalikan ke lajur-lajur yang tersedia di Jl Pasar Jumat.

Sebelumnya di wilayah Jl Fatmawati, Jl. Panglima Polim, dan Blok M telah lebih dulu dimulai konstruksi skala besar untuk pembuatan pondasi bored pile jalur layang MRT sejak Maret 2015 lalu.


(bar/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed