"Untuk mengetahui dampak ke depannya harus dievaluasi dengan menyeluruh hasil pemeriksaanya kemarin saat pertama kali tiba di Jakarta. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan tanda-tanda apa saja baru bisa dilihat kedepannya kerusakan apa yang akan dialami pelaku," ujar anggota Kelompok Ahli Kedokteran Penerbangan, Kolonel (Kes) Dr. dr Wawan Mulyawan saat berbincang dengan detikcom, Jumat (10/4/2015).
Namun, dampak umum yang akan terjadi kepada korban ialah pendengaran akan berkurang karena gendang telinga robek. Selain itu, korban juga bisa mengalami berkurangnya kemampuan intelektual dikarenakan terlalu lama kekurangan oksigen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tekanan udara yang sangat tinggi di udara juga akan mengenai organ tubuh yang memiliki rongga. Seperti, hidung, kuping dan gigi.
"Namun semua tergantung evaluasi kesehatan korban/pasien saat pertama kali diperiksa," tutup dr. Wawan.
(spt/kha)











































