Dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2015), Ruhut memanfaatkan sesi tanya jawab tersebut untuk meyakinkan bahwa gerakan #saveKPK masih ada.
"Sebentar lagi fit and proper test. Karena rakyat masih #saveKPK dan PPATK, kami sampai nanti fit and proper test ini, tolong kualitas komunikasi kita berjalan baik. Saya minta dengan sepuluh jari ini," ucap Ruhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami percaya KPK. Kalau sudah terjadi fit and proper test dan sudah dilantik pun oleh Pak Presiden, KPK harus tetap tegar. Siapapun jabatannya, kalau ada dua bukti, tetap," ujar mantan pemain sinetron ini.
"KPK masih sangat disayang rakyat," sambungnya.
Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki yang hadir di rapat ini menanggapi suntikan semangat dari Ruhut. Dia menegaskan bahwa tidak ada yang bisa menghalangi KPK bertindak bila ada bukti.
"Kalau ada bukti kuat, itu tidak akan menghalangi kami melakukan tindakan. Bagaimana caranya, kita pakai cara soft," jawab Ruki.
Ruki memastikan pihaknya tidak berniat menzalimi orang atau mengintervensi proses yang berlaku. Dia akan mengedepankan pendekatan yang soft, tapi tak akan mundur.
"Kalau ada (bukti) yang positif, kita akan bicara yang baik-baik dengan DPR, dengan presiden. Tapi bukan berarti kami akan mundur," ujar Ruki yang disambut tepuk tangan beberapa anggota dewan.
(imk/ndr)











































