"Babinsa ada di seluruh wilayah tanah air. Namanya paham itu tidak semuanya terlihat. Sembunyi-sembunyi, tapi mereka punya jaringan-jaringan," ujar Wakasad Letjen TNI M Munir.
Hal tersebut disampaikan Munir sebelum menghadiri rapat koordinasi TMMD dengan Kemenag RI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2015). Mereka memantau jika ada gerakan yang bertentangan dengan norma yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kali ini, TNI menggandeng Kementerian Agama. Selain pembangunan secara fisik, TNI juga ingin menekankan kepada pembangunan non fisik.
"Saat ini kita menghadapi tantangan di mana banyak paham-paham merasuki sebagian masyarakat Indonesia. Tidak hanya paham yang bertentangan dengan paham islam, tapi juga merongrong sendi-sendi kehidupan," jelas Menag Lukman Hakim Saifudin.
(rna/fjr)











































