Aksi ini dilakukan setelah 69 prajurit Korpaskhas menuntaskan demo terjun payung dari pesawat hercules di udara. Dari sisi timur lapangan udara Halim Perdana Kusuma, Kamis (9/4/2015) sekitar 20 prajurit Korpaskhas sudah siaga.
Mereka jalan melambat menuju sebuah bus yang berada di tengah lapangan. Di dalam bus ini ada lima pelaku teror yang menyandera beberapa orang sandera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan peralatan lengkap, mereka bisa melumpuhkan teroris dalam waktu sekitar 5 menit. Suara presenter dengan pengeras suara dari atas tower utama langsung mengapresiasi aksi prajurit Korpaskhas.
"Ya, akhirnya lima terorisme di dalam bus ini bisa dilumpuhkan. Ini aksi penyelamatan sandera yang dilakukan prajurit-prajurit yang selalu siap," kata pembawa acara.
Korban penyanderaan yang berhasil diselamatkan langsung dibawa helikopter Puma. Kemudian, pelaku teror langsung diamankan ke kendaraan taktis milik Korpaskhas.
Tepuk tangan dari warga yang datang pun muncul karena puas melihat aksi prajurit Korpaskhas. Baik dari warga kalangan tua dan remaja memberikan tepuk tangannya.
"Ih, keren ya. Nggak kalah kayak yang di luar negeri," ujar salah seorang warga yang datang bersama keluarganya.
Adapun Korpaskhas merupakan pasukan satuan tempur khusus TNI AU yang punya kemampuan tiga matra di laut, darat, dan udara. Pasukan khusus ini punya peranan untuk merebut dan mempertahankan pangkalan udara dari serangan musuh. Kemudian, membantu menyiapkan strategi untuk pendaratan pesawat.
(hat/slm)











































