"Secara umum distribusi naskah UN sudah berjalan sesuai jadwal, jadi semua sudah siap. Naskah sudah sampai di tempat-tempat yang ditargetkan, bahkan di beberapa daerah yang terutama secara geografi sulit, minggu lalu sudah sampai," kata Anies saat menggelar jumpa pers di Gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2015).
Sedangkan di beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat, lanjut Anies, naskah UN baru akan didistribusikan pada Sabtu (11/4) mendatang karena lebih mudah menjangkaunya. Anies juga mengaku menerima laporan adanya kekurangan naskah di Gorontalo dan Sulawesi Barat. Namun dia memastikan telah membereskan kekurangan naskah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara terkait pelaksanaan UN berbasis komputer, Anies menyebut Yogyakarta merupakan provinsi tertinggi persentasenya, yaitu 7,9% sekolah di Yogyakarta menggelar UN berbasis komputer. Sedangkan di Papua mencapai 3,4%, di atas rata-rata nasional yang hanya 2,4% penyelenggaraan UN berbasis komputer.
"Ke depan, pastikan bahwa integritas jadi fokus. Meskipun UN berjalan masih pakai kertas, tapi dijaga integritasnya. Anak-anak akan menerima hasil nilai, tapi sekolah juga akan menerima indeks integritas, karena kita akan menilai semua," pungkasnya.
(idh/nwk)










































