Ditantang Gulirkan HMP, Ongen Sangaji: Saya Takut Sama Ahok

Ditantang Gulirkan HMP, Ongen Sangaji: Saya Takut Sama Ahok

- detikNews
Kamis, 09 Apr 2015 13:28 WIB
Ditantang Gulirkan HMP, Ongen Sangaji: Saya Takut Sama Ahok
Jakarta - Hak menyatakan pendapat (HMP) dari DPRD DKI untuk Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) mulai digulirkan setelah hak angket diparipurnakan. Bahkan Ahok sendiri menantang DPRD untuk berani menggunakan hak dewan itu. Namun mantan Ketua Tim Angket DPRD Ongen Sangaji kini mengaku takut dengan Ahok.

"‎Siapa sih yang berani sama Pak Gubernur? Saya juga takut sama Pak Gubernur," kata Ongen di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2015).

Ongen menilai Ahok punya banyak kekuatan, termasuk dukungan dari Presiden Jokowi. Sedangkan Ongen menyebut dirinya hanya sebagai Ketua Fraksi Partai Hanura‎ yang beranggotakan 10 orang dan Ketua DPD Hanura DKI.

"Pak Gubernur galak, temannya Pak‎ Presiden, temannya Jaksa Agung, didukung masyarakat. Sementara saya cuma 10 orang (anggota fraksi), yang dukung suara saya kemarin cuma 350 ribu," tutur Ongen yang berbaju putih ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ongen menyebut semua orang hebat di negeri ini adalah teman Ahok. ‎Maka dari itu, Hanura tak bisa serta merta langsung mendukung HMP. Keputusan itu harus dirapatkan dengan serius oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura DKI dan dilaporkan ke DPP Hanura.

"Maka kita harus berhitung betul. Kalau saya orangny‎a kalau mau bertarung nggak mau kalah, itu prinsip saya. Saya nggak mau kalah bertarung. Makanya saya takut sama Pak Ahok karena dia temannya Presiden‎," ujar Ongen.

Sebelumnya, Ahok menantang DPRD DKI untuk tak ragu menggulirkan HMP terhadap dirinya. Ahok meminta agar DPRD DKI jangan bersikap seperti pengecut.

"Makanya saya nantang DPRD HMP ya HMP. Jangan pengecut gitu lho. Anda kan katanya menjalankan undang-undang ya jalanin dong. Nggak ada habis angket itu pilih nyatakan minta maaf atau HMP. Saya pikir DPRD belajar darimana, mereka nggak panggil saya hak interpelasi nggak berani mereka," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/4) kemarin.‎

(dnu/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads