Dua Korban Ledakan Tanah Abang Masih di ICU RS Polri

Ledakan di Tanah Abang

Dua Korban Ledakan Tanah Abang Masih di ICU RS Polri

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 09 Apr 2015 12:38 WIB
Dua Korban Ledakan Tanah Abang Masih di ICU RS Polri
Korban ledakan di Tanah Abang (Jordan/detikcom)
Jakarta - Dua korban ledakan di Tanah Abang yang terjadi Rabu kemarin, saat ini masih dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Bhayangkara R Said Sukanto (RS Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur. Kedua korban mengalami luka cukup parah di badan dan wajah.

Kedua korban yang dirawat di ICU itu bernama Asep (51) dan Suro (50). Kabag Penum Divisi Humas β€ŽPolri Kombes Pol Rikwanto berkata, Suro rencananya akan dioperasi hari ini untuk mengambil sejumlah paku yang bersarang di tubuhnya akibat ledakan.

"S (50) yang luka di wajah dan kerusakan di mata, tangan dan kaki. Observasi di perawatan ICU," kata Kepala Bagian Pelayanan dan Perawatan Medis RS Polri Komisaris Besar Yayok Witarto di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan, untuk dua korban lain yaitu Feri (31) dan Amir (62) saat ini dirawat di ruang perawatan biasa. Kedua korban ini mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan. Namun, kondisi keduanya sudah berangsur membaik.

"F (31) alami luka bakar kaki kiri, kondisi relatif baik. Amir (62) luka di tangan, kondisi sudah membaik. Sekarang di ruang perawatan biasa," sebutnya.

Dijelaskan Yayok, RS Polri sudah melakukan beberapa tindakan medis untuk empat orang ini. Tindakan medis itu antara lain pemeriksaan elektro, laboratorium, pemeriksaan torak, dan computerized tomography (CT) scan. Selain itu, ada tim dokter spesialis yang dilibatkan dalam perawatan empat korban ini.

"Ada 12 dokter spesialis yang dilibatkan dalam observasi 4 korban. Ada dokter bedah umum, dokter bedah plastik, urologi, ortopedi, penyakit dalam, dan seterusnya," tuturnya.

Untuk melengkapi observasi, lanjut Yayok, dokter psikiater juga disiapkan. Secara keseluruhan, dua korban yang di ICU masih perlu perawatan intensif.

"Yang di ICU masih berat, belum dapat komunikasi, sangat terbatas. Sejak dipindahkan dari RS Pelni, ada luka parah pada wajah, termasuk seperihan di wajah dan badan," katanya.

Dari pantauan, dua korban yang dirawat di ruangan biasa berada di perawatan ruang Cendrawasih. Saat ini, ruangan tersebut dijaga empat petugas kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang.

(hat/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads