Mulyadi menuturkan, pemukulan terhadap dirinya terjadi saat dia hendak kembali ke ruang rapat Komisi VII setelah dari toilet. Mustofa, menurut Mulyadi, marah-marah karena diingatkan soal durasi waktu bertanya ke Menteri ESDM Sudirman Said dalam rapat.
"Sempat dialog. Saya nggak nyangka tiba-tiba dia mukul, tiga kali terus bertubi-tubi. Kejadiannya di dekat pintu, posisi saya juga mundur, saya tahan pakai tangan kiri," tutur Mulyadi saat berbincang, Kamis (9/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sebenarnya bisa mukul dia, tapi nanti jadinya posisinya sama, jadinya perkelahian. Kalau begini kan jadi penganiayaan," tutur pria yang juga pernah menjadi Wakil Ketua Komisi V DPR ini.
Saat dia dipukuli, ada anggota DPR perempuan yang berteriak dan memancing anggota DPR lain yang sedang rapat di dalam ruangan, beserta petugas keamanan, untuk memisahkan. Mulyadi dibawa ke ruang tunggu Komisi VII dan mendapat perawatan. Pelipis kanannya luka dan harus dijahit. Matanya juga lebam.
Mustofa Assegaf yang coba dikonfirmasi soal kejadian itu belum merespons. Upaya menelepon ke nomor handphonenya di-reject. SMS yang dikirim belum dibalas. Pimpinan Fraksi PPP DPR Arsul Sani sudah meminta maaf atas kejadian ini.
(tor/nrl)











































