"Setelah ditemukan 2 jam kemudian mati," ujar Sekretaris SAR Kabupaten Bantul Taufik Faqi Usman kepada detikcom, Kamis (9/4/2015).
Lumba-lumba tersebut ditemukan pada Rabu (8/4) kemarin. Taufik menjelaskan 15 personel Tim SAR Parangtritis telah berupaya menyelamatkan mamalia laut itu dengan mencoba mengembalikannya ke tengah laut. Namun, lumba-luma sepanjang 2 meter itu selalu kembali menepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah langsung dikubur di depan Pos SAR Parangtritis," imbuhnya.
Taufik mengatakan, kejadian ikan terdampar di kawasan Parangtritis memang cukup sering terjadi. Kejadian terakhir pada sekitar bulan Desember 2014, seekor lumba-lumba juga terdampar di tempat ini.
"Kira-kira kalau nggak salah Desember tahun lalu, bisa diselamatkan. Bisa dikembalikan ke tengah laut," ujar Taufik.
(sip/try)










































