"Gagasan revolusi mental pertama kali disampaikan pidato kenegaraan Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1957. Beliau saat itu mencanangkan berkibarnya panji revolusi mental. Nation building membutuhkan bantuan revolusi karena itu adakanlah revolusi mental," seru Mega dalam pidato politik pembukaan kongres PDIP di Hotel Inna Beach Sanur, Bali, Kamis (9/4/2015).
Megawati menyerukan saat ini Indonesia harus memasuki hidup baru. Untuk mewujudkan itu dibutuhkan revolusi mental, diawali dari revolusi mental para pemimpinnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dasar revolusi mental, imbuh Mega, Indonesia bisa dibangun menjadi bangsa yang besar dan berdiri di atas kaki sendiri. Rakyat yang termanifestasikan dalam wajah petani, buruh, nelayan, dan lainnya tau yang disebut Mega sebagai wong cilik dapat merasakan kesejahteraan.
Bagi Mega, revolusi mental tak bisa ditawar. "Revolusi mental adalah cara berpikir. Yang merintangi kemajuan wajib disingkirkan," pungkas Mega yang mengenakan baju merah-hitam ini.
(van/nrl)
