"Pertama sudah lama tak berjumpa, biasanya jumpa di acara kawinan. Sekarang menyampaikan undangan mantu sebagai sahabat lama kepada Pak Jokowi," kata Sutrisno usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2015).
Pertemuan keduanya cukup lama. Persoalan A sampai Z kebangsaan dibahas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi, menurut Sutrisno, optimis bahwa pertumbuhan ekonomi sekarang ini cukup baik. Bahkan pertumbuhan ekonomi saat ini lebih baik dari yang diperkirakan.
"Sehingga Pak Jokowi optimis bahwa pertumbuhan ekonomi yang sekarang lebih bagus dari perkiraan, sehingga Pak Jokowi yakin bahwa kita sudah dalam posisi yang on right track," kata Sutrisno.
"Harapannya adalah keyakinan ini diikuti oleh seluruh masyarakat khususnya yang bergerak di bidang ekonomi, pengusaha kecil, besar, itu untuk bisa bersama-sama bahwa kita pada jalur yang benar, situasi dunia yang bikin kita ingin bermasalah tapi itu ternyata secara statistik lebih baik," sambungnya.
Selain itu partisipasi masyarakat penting, karena bisa percepat pertumbuhan ekonomi. Dalam pertemuan itu Jokowi lebih concern bicara soal kesejahteraan rakyat dibanding bicara politik.
"Kalau politik kata Pak Jokowi biasa, so far itu berjalan baik apa yang dikhawatirkan di DPR, pertemuan di DPR berjalan baik, tapi bagaimana ekonomi ini bisa tumbuh 7 persen yang dicanangkan," terang Sutrisno.
Lalu apakah Sutrisno juga menjadi jembatan komunikasi PAN dengan Jokowi?
"Kenapa harus pakai jembatan, saya ketua MPP PAN, Pak Jokowi sekarang baik hubungan degan KIH dan KMP berjalan baik, tidak ada persoalan, sering komunikasi, Pak Jokowi bilang mas saya secara politik aman-aman saja, tidak seperti yang dibayangkan. Saya tanya kan di luar seperti gaduh, tidak mas," pungkasnya.
(van/trq)











































