BNPT: Ada 22 Tahanan Terorisme yang Punya Doktrin Radikal

BNPT: Ada 22 Tahanan Terorisme yang Punya Doktrin Radikal

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2015 20:23 WIB
BNPT: Ada 22 Tahanan Terorisme yang Punya Doktrin Radikal
Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Saud Usman Nasution menyebut masih ada 22 dari 242 tahanan yang punya doktrin radikal kuat. Menurutnya, 22 tahanan ini berupaya mendoktrin tahanan lain dan juga petugas lembaga pemasyarakatan.

"Iya masih. Itu radikal. Menurutnya dia paling benar, sementara kita semua ini kafir. Ini harus sama-sama kita cari jalan keluarnya," kata Saud Usman usai rapat dengan Komisi III DPR di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Dia mengatakan 22 tahanan ini masih terus dicari solusi penanganannya. Namun, sejauh ini masih dilakukan upaya dialog dengan mereka. Misalnya dengan melibatkan tokoh ulama dengan menyesuaikan asal tahanan belajar doktrin.

"Ya, kami tetap mencari upaya-upaya dialog dengan mereka. Misalnya kita mencari ulama-ulama mana yang pas. Misalnya ulama dari Yaman karena dia alumni dari Yaman. Terus ulama dari Lebanon karena tahanan alumni Libanon, terus kita cari," ujarnya.

Penanganan ini diperlukan karena dikhawatirkan para tahanan terorisme ini terus mendoktrin dan merekrut anggota di dalam lapas. Hal ini menurutnya pernah terjadi di Palembang ketika petugas sipil lapas yang terdoktrin kemudian masuk ke kelompok tahanan ini.

"Ya memang sepeti itu. Kalau BNPT sendiri melihatnya banyak. Jadi, ini kita lihat yang pertama di Palembang dulu ada petugas sipil yang masuk dalam kelompok mereka," katanya.

(hat/spt)


Berita Terkait