Darmawan, salah seorang karyawan ekspedisi yang tengah bekerja di kawasan Tanah Abang, terkejut saat mendengar suara ledakan yang keras. Sontak Darmawan berlari ke arah sura ledakan dan menemukan beberapa orang terluka, salah satunya Rustam.
"Saat itu saya sedang di jalan raya, sedang ngawas masukin barang ke mobil, terus ada suara ledakan, keras, saya langsung lari," kata Darmawan saat berbincang di depan IGD RS Pelni, Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat dibawa masih sadar, cuma nahan sakit. Lukanya parah, mulai dari bagian kelamin sampai muka. Nggak tega saya lihatnya," kata Darmawan.
Sementara itu, Jaja dan Waenah yang merupakan adik ipar Rustam sore ini lansung mendatangi RS Sakit. Keduanya mengaku mendapat kabar dari siaran di televisi.
"Anak saya lihat di TV, katanya mirip mama (istri Rustam), saya lihat ternyata benar dan saya langsung ke Kebon Kacang, Tanah Abang," kata Waenah.
Waenah mengatakan, Rustam adalah pria berumur sekitar 70 tahun dan sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas. Rustam tinggal berdua bersama istrinya.
Informasi yang didapat Waenah, saat sebelum ledakan terjadi, Rustam diminta tetangganya untuk menyapu lapangan karena lokasi itu akan dipakai untuk acara pesta.
"Jadi kan ada lapangan kosong, ada bedeng-bedeng juga. Dia diminta tetangganya untuk menyapu lapangan itu. Jadi saat sedang nyapu, terus kena ledakan," kata Waenah.
Saat ini, lanjut Waenah, istri Rustam dibawa ke Polsek Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan. Sementara, Wanha dan Jaja belum diperbolehkan masuk menjenguk Rustam.
"Kita belum bisa lihat karena katanya harus ada surat izin baru bisa," kata Waenah.
(rjo/bar)











































